Ning Sutria, . (2021) Gambaran Peresepan Antibiotik Pada Pasien Ispa Rawat Jalan Di Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh Periode Januari - Maret Tahun 2020. STIKES WDH, Tangerang Selatan.
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
|
Text
FILE BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (75kB) |
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (98kB) |
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (61kB) |
|
Text
FILE JURNAL-dikonversi.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
Abstract
Rumah sakit adalah salah satu sarana kesehatan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan. bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. ISPA merupakan salah satu penyakit utama yang mendapat perawatan rawat jalan di fasilitas pelayanan kesehatan. Antibiotik merupakan golongan obatyang paling banyak digunakan untuk mengatasi infeksi ini. Antibiotik hendaknya digunakan secara rasional karena mempunyai dampak yang besar, salah satunya yaitu terjadinya resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peresepan dan penggunaan antibiotik berdasarkan poli pada pasien ISPA rawat jalan di Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh Bulan Januari sampai Maret tahun 2020. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif, dikelompokkan berdasarkan Karakteristik pasien, karakteristik antibiotik dan gambaran penggunaan antibiotik berdasarka poli, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling, didapatkan sebanyak 122 resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan usia, paling banyak usia dewasa (26 – 45 tahun) yaitu sebanyak 47 (38,52%) resep; berdasarkan jenis kelamin, perempuan paling banyak yaitu sebanyak 70 (57,38%) resep. Karakteristik antibiotik berdasarkan golongan antibiotik, golongan sefalosporin terbanyak yaitu 72 (59,02%) resep; berdasarkan nama obat, nama obat antibiotik sefadroksil terbanyak yaitu 47 (38,52%) resep; berdasarkan bentuk sediaan, paling banyak digunakan yaitu kapsul sebanyak 64 (42,11%) resep. Gambaran penggunaan antibiotik berdasarkan poli terbanyak digunakan yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebanyak 91 (74,59%) resep. Kata Kunci : Rumah sakit, ISPA, Antibiotik
Item Type: | Other |
---|---|
Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
Depositing User: | Andika Rizky Nugraha |
Date Deposited: | 20 Dec 2021 06:37 |
Last Modified: | 20 Dec 2021 06:37 |
URI: | http://eprints.wdh.ac.id/id/eprint/1160 |
Actions (login required)
View Item |